Foto Syur Wakil Rakyat Beredar LAGI

SM/rep wordpress.com DI INTERNET: Foto Max Moein bersama seorang wanita yang beredar di internet.(30)

JAKARTA
– Geger foto syur di internet yang mencoreng anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI kembali beredar. Pada Desember 2006, mantan Sekretaris Fraksi Partai Golkar Yahya Zaini terekam beradegan syur dengan pedangdut Maria Eva.

Kali ini, wajah anggota Dewan dari Fraksi PDI-P, Max Moein, muncul di internet. Max yang duduk sebagai wakil ketua Komisi XI DPR (bidang Keuangan dan Perbankan) tampak bertelanjang dada dengan seorang perempuan muda dalam gambar yang beredar luas di internet itu.

Saat dikonfirmasi, dia mengakui kebenaran fotonya bersama seorang wanita yang beredar di internet. Namun, dia membantah anggapan bahwa foto tersebut diambil di sebuah ruangan hotel atau apartemen.

Berenang

”Itu memang benar foto saya bersama teman. Foto tersebut diambil delapan atau sembilan tahun yang lalu di Jakarta. Hanya, latar belakang foto yang beredar itu tidak benar, karena foto itu diambil ketika saya dan teman-teman ramai-ramai mau berenang,” jelasnya di ruang kerjanya di Gedung DPR Jakarta, Jumat (23/5).

Pada foto yang beredar di dunia maya itu, tangan kiri Max seperti melingkar di punggung seorang wanita, sementara tangan kanan Max sedikit terangkat, seolah sedang memegang kamera untuk mengabadikan pose tersebut.

Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR Gayus Lumbuun menyatakan siap mengusut foto mesra yang bisa mencoreng kehormatan wakil rakyat tersebut. BK masih menunggu pemeriksaan mengenai kebenaran foto tersebut oleh pakar telematika.

”Kalau itu sudah ada kepastian dari pakar telematika, maka BK akan menyikapinya,” ujarnya.
Sementara itu, dalam pesan singkat kepada wartawan di Gedung DPR, anggota Komisi II DPR Nursyahbani Katjasungkana mengungkapkan, sekretarisnya yang bernama Desi sudah setahun mengadukan Max Moein ke BK dengan dugaan pelecehan seksual. ”Desi memang mantan asisten Moein. Namun aduannya ke BK sudah setahun tidak diproses oleh BK,” kata Nursyahbani dalam pesan singkatnya.

Gayus Lumbuun mengakui ada laporan pelecehan yang dilakukan Max Moein terhadap seorang wanita bernama Desi ke BK DPR. ”Dulu memang ada aduan, tapi sudah diproses di kepolisian. Kuasa hukumnya yang meminta agar diselesaikan di pengadilan,” tandasnya. Dia mengatakan, kekerasan yang dilakukan Max Moein dilaporkan sebuah lembaga bantuan hukum. ”Dilaporkan oleh sebuah lembaga bantuan hukum.”

Max tidak menyangkal bahwa Desi mengadukan dirinya ke BK. Tapi, menurutnya, aduan ke BK terkait masalah pesangon setelah Desi diberhentikan.
”Desi saya berhentikan karena dia sudah mencuri laptop dan printer saya. Dia mencuri karena dikejar debt collector terkait kasus penyewaan mobil yang kemudian dia gadaikan,” ujarnya.

Terancam Recall

Anggota Fraksi PDI-P Maruarar Sirait menegaskan, Max Moein bisa terkena sanksi, seperti pemecatan dan recall dari DPP PDI-P. ”Kalau terbukti bersalah, maka Max Moein akan dikenakan sanksi keras. Bentuknya bisa saja pemberhentian atau recall,” tandasnya.

Menurutnya, di dalam struktur partainya ada komisi disiplin yang memantau aktivitas anggota-anggota DPR. ”Kami tahu bahwa partai dan perlemen sekarang sedang disorot masyarakat. Sebagai partai, kami tentu mau menjaga kehormatan di tengah banyaknya masyarakat yang kurang percaya kepada partai dan DPR. Hal ini harus dijawab dengan langkah-langkah tegas,” tambahnya.

Ketua DPR Agung Laksono mengatakan akan mengecek kebenaran foto syur itu. ”Saya belum mengetahui, nanti saya cek lebih dulu,” tuturnya.(J22,H28-49)

Sumber : SUARAMERDEKA

9 Tanggapan

  1. memek ma penisnya kok g klihatan.. nanggung tuh
    anggota dewan.. smua busuk2
    bajingan smua

  2. tuh kan, kalo dah masalah syur pasti ke klik. tapi sensasi-sensasi kayak gini yang bikin dunia politik kita terasa modern, hanya terasa aja. pejabat kita udah kaya orang-orang yang ketemuan di kafe, berhahahihi, ketawa-ketiwi, tonjok-tonjokkan, haha hihi lagi, tidak ada substansi. Kalo menurut saya sih biarin aja tuh pejabat berskandal ria, toh kalau ditelaah dari sudut manapun, nggak ada yang bisa berpengaruh sama kelakuan mereka, yang penting kita tahu standard perilaku kita (yang mana saya sendiri tidak tahu)

  3. yaaaaaaaa ampuuuuuuuuun…………..
    seorang mantan fraksi PDI berbuat seperti itu???????????
    APA KATA DUNIA……………………
    emang bener nich indonesia udah sakit bgt, seorang mantan fraksi PDI aJ uda ngelakuin itu, gimana rakyatnya buuuuuu…
    eugh,,, CAPE’ DEH….
    PASTI ntr ada DEMO lagi trus di kasi DUIT pd ilang deh tu’ kasus..
    menurut ku sih, POLITIK itu penuh Bgt dengan DUIT, emang sih DUIT itu penting TTAAAAPPPIIIIII…… PENTINGAN MANA DUIT MA AGAMA,,,
    Buat Pak MAX MOEIN, Tobat paaak ingat ma umur, ingat ma dosa, dan ingat ma keluarga…
    KASIAN TUH KELUARGANYA pasti wajahnya pada merah semua karena MALLLLUUU yuuuuuuuuukkk.

  4. yakin tuh fotonya. kok kasar gitu ya. perhatikan deh…antara badan ama kepala perbedaan pencahayaannya kentara lho. pun bodynya lbh seger. kalo dilihat dari lipatan daging dileher kayaknya gak pas ama body. itu menurutku lho….

  5. kayaknya kita harus teliti lagi sebelum memilih wakil-wakil kita yang duduk di dewan, gimana bisa terserap aspirasi rakyat ???, lha yang terserap aspirasi untuk beradegan syuuur semua. rupanya bondet-bondet di dewan saling saingan yaa, kayak peribahasa ” hilang satu, eh ada lagi yang lainnya ” he he he (memang jaman udah EDAN)

  6. wahai para manusia yang haus jabatan,negri ini dikucilkan tuhan karena kau selalu berbuat maksiat yang menimbulkan banyak bencana dinegri yang kucintai ini,semoga pejabat yang doyan sex bebas mati dalam keadaan memalukan…

  7. bujang 6 bagus kw ngururusin rakyat
    jgn ngentot aj kw tw ny

  8. wakil rayat aja sdh gini gimn dgn rayatnya??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: